by

Airin Disebut Terima Rp 2,9 Miliar dari Hasil Korupsi Wawan

JAKARTA – Surat Dakwaan jaksa KPK memunculkan sejumlah nama yang terlibat kasus korupsi alat kesehatan. Salah satunya yang disebutkan adalah Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang disinyalir menerima aliran dana tersebut.

Surat dakwaan jaksa KPK itu bernomor: 97/TUT.01.04/24/10/2019 atas nama terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, yang beralamat tinggal di Jalan Sutra Narada V No.16 RT 003/006, Pakulonan, Serpong Utara, Tangsel. Airin Rachmi Diany disebutkan menerima “uang panas” tersebut sebesar Rp2,9 miliar pada tahun 2010-2011.

“Pada bulan November 2010 terdakwa membiayai untuk keperluan pemilukada Tangerang Selatan (Airin Rachmi Diany) sejumlah Rp2,9 miliar,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Titto Jaelani di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Selain Airin, aliran dana juga mengalir ke rekening kakaknya, Ratu Atut Chosiyah. Uang tersebut digunakan untuk membiayai pemilihan Gubernur Banten 2011 sekitar Rp 3,8 miliar.

Wawan juga disebut menggunakan uang tesebut untuk mengajukan kredit BNI Griya Multiguna sebesar Rp 22,453 miliar, proyek kerja je BNI RP 57 miliar dan Rp 4 miliar dan digunakan untuk menyewa satu unit apartemen di Setiabudi, Jakarta Selatan serta menyimpan uang hasil operasional SPBU Rp 3,3 miliar, SPBE 2,5 miliar dan sejumlah proyek lain.

“Patut diduga uang itu merupakan hasil tindak pidana korupsi dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan,” ungkapnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed