by

Heboh! Orderan Fiktif di Serang Rugikan Ojol Jutaan Rupiah

SERANG – Hadirnya digitalisasi mengubah tren masa kini. Masyarakat yang biasa bertransaksi dengan cara “face to face” berubah menjadi digital. Seperti yang dilakukan masyarakat masa kini melalui aplikasi Go Food atau Grab food.

Sayangnya, hal ini pun memberi celah bagi oknum untuk mengerjai para drice ojek online (ojol). Seperti yang terjadi di Serang.Belasan ojek online dikerjai oleh orderan fiktif dengan niatan oknum untuk memesan makanan.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (27/11/2019), order dilakukan oleh seorang perempuan mengatasnamakan Sinta di Perumahan Bumi Ciruas Permai (BCP) 2. Hal ini pun langsung mendadak viral di media sosial.

Order fiktif ini terjadi pada hari Sabtu (23/11). Belasan driver ojol telah tertipu lewat orderan berbagai makanan yang dipesan Sinta di BCP di Blok K. Namun rupanya, lokasi tujuan pemesanan adalah rumah dengan kondisinya kosong. Diketahui pula, bahwa penghuni hanya 2 minggu sekali datang.

“Jadi kejadiannya order makanan atas nama Sinta. Dari pagi sampai sore datang nganterin makanan ke sini,” kata Ida, tetangga rumah yang disatroni driver ojek online karena order fiktif, di Serang, Banten, Minggu (24/11/2019).

Ida yang rumahnya berdampingan rumah kosong itu, kaget karena sejak pukul 09.00 WIB disatroni para driver ojol. Dia menjelaskan, pertama kali datang driver ojol bawa pesanan pizza seharga Rp 750 ribu.

“Dari situ nggak berhenti datang terus sampai jam 4 sore,” ujarnya.

Tetangganya di BPC juga pernah dibuat repot atas order fiktif tersebut. Karena yang dipesan, bukan hanya pizza, tapi juga ada menu dari restoran, nasi goreng, sampai pempek-pempek.

Sehari sebelumnya, order fiktif atas alamat sama juga membuat driver ojol harus menunggu sampai subuh. Pesanan makanan dilakukan atas nama Kaila.

“Itu pesannya jam 1 malam, gojeknya nungguin sampai jam 3 pagi,” ujarnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed