by

Perusahaan Media Didorong Advokasi Kasus Kekerasan Jurnalis

-Headline-79 views

Bantentoday.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendorong perusahaan-perusahaan media terlibat dalam upaya advokasi para jurnalis yang menjadi korban kekerasan, khususnya mereka yang menjadi korban saat masa peliputan berbagai aksi unjuk rasa di berbagai daerah.

“Disamping polisi aktif, perusahaan media juga harus aktif melaporkan kasus ini. Bukan sekedar kasus saja tapi sebagai pelanggaran pidana sesuai yang diatur dalam Undang-Undang Pers,” kata Koordinator Bidang Advokasi AJI Indonesia Sasmito Madrim di area CFD HI Jakarta, Minggu (29/9/2019).

Selain itu, AJI juga ingin mendorong adanya reformasi di tubuh kepolisian. Pihaknya menyandarkan itu pada banyaknya indikasi kasus di dalam tubuh Polri. “Jadi itu kawan-kawan ingin yang kita sampaikan pada pagi hari ini, kita ingin mendorong mereformasi di tubuh Polri, banyak sekali kasus yang tidak diselesaikan utamanya kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis,” paparnya.

Para anggota AJI melakukan aksinya dengan berjalan mundur memutari bundaran HI sambil membawa spanduk dengan tulisan “Stop Kriminalisasi Jurnalis dan Aktivis”. Salah satu anggota AJI juga tampak membawa dan mengetuk kentongan bambu ronda.

Kentongan yang dibawa saat aksi jalan mundur ini disebut memiliki makna khusus.”Ini kita merasa bahwa ini adalah simbol kritis kondisi demokrasi Indonesia saat ini, karena saat pers sudah di bungkam, siapa lagi yang bisa menyuarakan,” paparnya. “Oleh karena itu AJI Jakarta mengajak semua media dan semua orang untuk aware bahwa negara saat ini tidak dalam kondisi baik-baik saja, karena itu lonceng tanda bahaya sudah kita nyalakan dan kita harus bersama-sama melawan sebuah bentuk kriminalisasi terhadap pers,” sambungnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *