by

Polsek Ciputat Bekuk Residivis Spesialis Maling Motor

TANGSEL – Tim Polsek Ciputat berhasil meringkus dua sindikat curanmor yang meresahkan masyarakat. Mereka adalah residivis kerap beraksi di kawasan Ciputat.

“Kita ungkap kasus yang meresahkan masyarakat, ranmor,” kata Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahardika dalam koknferensi persnya yang di gelar di Polsek Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (20/11/2019).

Dalam kasus ini aparat polsek Ciputat menangkap tiga tersangka, yakni Agus Sulaiman alias Cemong(AS), Zainal Anwar (ZA) alias Awang dan Sukardoyo alias Doyok (DY). Endy mengatakan bahwa Cemong sudah berakli-kali meralkukan hal serupa.

“Pelaku pernah ditahan dengan kasus yang sama dan tersangka penjahat kambuhan,” ungkapnya.

Dalam aksinya ketiganya memiliki peran masing-masing, Cemong dan Doyok disebut bertugas sebagai aktor lapangan, yang berjalan-jalan di wilayah yang sudah ditargetkan. Doyok sebaga Joki atau pengendara. Sementara Zainal sebagai penadah motor hasil curian.

Dari pengakuan pelaku ke petugas, setidaknya sudah ada lima motor sudah dibawa kabur oleh pelaku yang hanya bermodalkan kunci letter T.

Petugas pun sempat kesulitan untuk menghimpun sepeda motor yang hilang lantaran sudah banyak diubah dari bentuk atau warnanya.

Sepeda motor itu, kata Endy, dijual kepada penadah langganannya, AW, seharga Rp 700 sampai Rp 800 ribu.

“Dia menjual ke orang yang dia kenal, per unit diberi harga Rp 800 atau Rp 700 ribu satu unitnya,” ujarnya.

Kompol Endy Mahandika, menerangkan, pelaku, Cemong dan Doyok sudah melancarkan aksinya menggondol sepeda motor sejak bulan September hingga Oktober 2019.

Atas perbuatannya, Cemong dan Doyok dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara tujuh tahun, sedangkan Awang dijerat pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *