by

Fakta Terbaru Mayat Terbungkus Karung di Pondok Aren, Ternyata…

TANGSEL- Mayat dalam karung di Jalan Kebantenan, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, yang diketahui bernama Haryati, ternyata sudah bersuami. Korban saat ini berstatus menikah siri.

Dalam berita-berita sebelumnya, disebutkan korban janda beranak satu. Namun, hal ini diluruskan oleh pihak keluarga Haryati. Disebutkan, setelah sempat menjanda, Haryati menikah siri.

Ruswati, sepupu korban mengakui, korban sudah punya satu anak. Namun, dia tidak pernah bercerai secara sah. Antara Haryati dengan Nizar pun saat ini diketahui sama-sama sudah berkeluarga.

Nizar dikabarkan telah memiliki istri dan dua orang anak yang tinggal di kampung. Sedangkan Haryati, saat ini sudah menikah siri atau di bawah tangan dan bersuami.

“Ya, jadi korban dengan suami pertamanya sudah pisah, tetapi belum resmi. Korban sudah gugat talak. Suami pertama linglung, rada stres, tinggal di Cengkareng,” kata Ruswati, kepada awak media, kemarin.

 

 

Hubungan rumah tangga Haryati memang cukup rumit. Belum ada putusan cerai dari Pengadilan Agama, dia dikabarkan sudah menikah lagi secara siri dengan seorang kuli.

“Setelah pisah rumah dengan suami pertama, dia dekat sama Nizar. Tetapi orangtua kurang setuju, karena sering mabuk. Akhirnya, korban nikah siri dengan suami sekarang. Suaminya kerja di proyek bangunan,” jelasnya.

Terkait informasi korban tengah hamil muda, 2 bulan, pihaknya tidak bisa memastikan. Apalagi, pada kondisi hamil muda, seseorang kurang merasakan dan korban tak bercerita.

“Pihak keluarga pun sebenarnya tidak suka dengan Nizar yang masih menjalin hubungan dengan korban. Apalagi, Nizar tahu, korban sudah nikah siri. Kalau tetangga di sana sih, mungkin tidak tahu pernikahan ini,” paparnya.

Tetangga rumah Nizar, Imey, mengaku, hanya tahu korban sudah bercerai dengan suami pertamanya dan menjada. Mereka juga mengetahui, bahwa korban punya anak satu.

Saat pacaran, antara korban dengan Nizar kerap bertemu di rumah kontrakan. Pihak tetangga yang mengetahui hubungan perselingkuhan ini pun tutup mata. Apalagi, korban dan Nizar sama-sama sudah dewasa.

Nahas, setelah kunjungannya pada Sabtu 22 Agustus 2020, korban menghilang. Baru tiga hari kemudian, mayatnya ditemukan sudah membusuk dan dimasukan ke dalam karung.

Nizar sendiri telah pergi meninggalkan rumah kontrakan itu selepas magrib. Tetangganya melihat dia pergi dengan motor yang diduga milik korban. Hingga kini, petugas kepolisian masih melakukan perburuan terhadap Nizar.

 

(rt)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *