by

Kisah Tragis Hengky Wanmang, Pentolan KKB yang Tewas Digeruduk TNI

PAPUA- Hengky Wanmang yang sedang bergerilya di rimba Papua bersama puluhan pasukannya berhasil disergap oleh tim gabungan Polri dan TNI. Kabar tewasnya Hengky Wanmang ini mencuat di berbagai media massa. Atas munculnya peristiwa tersebut, OPM mengakui bahwa salah satu pemimpin sayap militer mereka tewas dalam operasi gabungan tersebut yang dilakukan Satgas Nemangkawi.

Hengky yang merupakan Kepala Staf Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM KODAP III Kali Kopi Timika, tewas di tempat dengan senjata api yang masih digenggamnya. Jasadnya juga terpaksa ditinggalkan oleh puluhan pasukan yang kalang kabut atas penyergapan yang terjadi.

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom yang berada di Papua Nugini melalui video konferensinya mengatakan, TNI-Polri telah menembak salah satu pimpinan mereka

“Laporan resmi dari Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM mengumumkan tertembaknya seorang perwira atas nama Hengky Wanmang,” ujar Sebby.

Menurut Sebby, kejadian penyergapan di Markas TPNPB-OPM Komando Daerah Pertahanan (KODAP) III Kali Kopi Timika terjadi pada Minggu, 16 Agustus 2020.

 

 

“Kami umumkan kepada publik agar mengetahuinya. Demikian laporan ini benar adanya dan manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM bertanggung jawab atas laporan ini,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw yang menggelar konferensi pers dengan pewarta di Kota Timika, mengungkapkan bahwa penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Tembagapura sudah dimulai sejak 13 Agustus 2020 dengan melakukan penyelidikan ke markas Kali Kopi.

“Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran di sekitar Kali Kopi dan menemukan lokasi persembunyian Hengky Wanmang hingga akhirnya yang bersangkutan tewas tertembak,” ujar Paulus.

Kapolres Mimika, AKBP I Gustu Gde Era Adhinata mengatakan, penyerangan terhadap Hengky berkat informasi salah satu anggota KKB yang menyebutkan tentang kondisi di Kali Kopi.

“Pergerakan pertama Kamis 13 Agustus penyelidikan ke markas Kali Kopi baru dan lama serta markas baru Amoko dilakukan. Kemudian salah satu anggota KKB menyebutkan informasi tentang kondisi di Kali Kopi. sehingga dilakukan ambush (penyergapan) pada hari Minggu, 16 Agustus dan berhasil menumpas Hengky Wanmang,” kata I Gusti.

Aparat kemudian mengamankan barang bukti di lokasi yakni, satu pucuk senjata api laras pendek jericho, satu pucuk laras pendek rakitan, satu pucuk senjata api laras panjang rakitan, 376 butir munisi, uang tunai Rp22 juta, serta tiga buah bendera bintang kejora.

Sebelumnya, Satgas Nemangkawai menembak mati Hengky Wanmang yang merupakan pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Hengky juga merupakan salah satu DPO Polda Papua atas serangkaian aksi teror dan pembunuhan yang dilakukannya di kawasan Dsitrik Tembagapura. (RT)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *