by

Mau Pilkada, Mendagri : Jangan Pilih Kepala Daerah yang Gagal Tangani Corona…

JAKARTA- Penanganan virus korona (covid-19) di daerah menjadi cerminan kinerja kepala daerah. Untuk itu, masyarakat diminta tidak memilih calon kepala daerah petahana yang tidak maksimal menangani virus berbahaya itu.

“Rakyat membutuhkan kepala daerah yang efektif bisa menangani persoalan covid-19 di daerah masing-masing berikut dampak sosial ekonominya,” kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pekan lalu.

Tito meyakini isu penanganan virus korona akan menjadi amunisi bagi peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2020) untuk menjatuhkan lawannya. Daerah yang memiliki penanganan covid-19 buruk dapat menjadi sasaran empuk dari calon nonpetahana.

“(Ada) petahana ikut konstestasi, ternyata (pembatasan sosial berskala besar) PSBB berantakan, banyak orang tanpa makser berkerumun. Ini diangkat oleh kontestan bahwa kepala daerahya gak efektif,” tutur eks Kapolri itu.

Dengan kondisi itu, kepala daerah dipastikan bersungguh-sungguh menangani penyebaran virus asal Wuhan, Tiongkok, itu hingga menuju waktu pemungutan suara, Rabu 9 Desember 2020. Peserta pilkada dari petahana pun tidak ingin memiliki presepsi buruk di mata masyarakat.

“Kepala daerah berusaha menunjukan prestasinya sampai dengan Desember bahwa dia mampu menekan covid-19 dan dampak sosial ekonominya, pengangguran misalnya,” tutur Tito.

Tito mengajak masyarakat untuk mengawal jalanya penanganan covid-19 di setiap daerah. Dengan begitu, ke depan tidak ada lagi penyebaran virus, melainkan penekanan angka penularan.

(ds)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *