by

Mucikari dan Manajemen Karaoke Venesia BSD Ditetapkan Jadi Tersangka

JAKARTA- Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus prostitusi berkedok tempat karaoke di Venesia BSD Karaoke Executive, Tangerang Selatan. Para tersangka itu terdiri atas muncikari serta manajemen tempat karaoke tersebut.

“Ada 6 tersangka, muncikari 3, 3 manajemen,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdi Sambo kepada wartawan, Kamis (20/8/2020).

Dia mengatakan korban, yakni pemandu lagu atau LC, telah diserahkan ke panti sosial di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kasus ini, kata Sambo, masih dalam pengembangan polisi.

BACA JUGA

Jumlahnya Fantastis, Segini Duit Bookingan LC Karaoke Venesia BSD yang Disita Polisiā€¦

“Korban kita serahkan ke panti sosial di Pasar Rebo. Kemudian kita lihat perkembangan,” katanya.

Seperti diketahui, Venesia BSD Karaoke Executive digerebek Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Tempat karaoke itu beroperasi sejak awal Juni di masa pandemi COVID-19.

“Venesia BSD Karaoke Executive telah beroperasi sejak sekitar awal Juni 2020 sampai saat ini,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdi Sambo dalam keterangannya, Kamis (20/8/2020).

Sebanyak 47 perempuan pemandu lagu atau LC di Venesia BSD Karaoke, yang berasal dari Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur, diamankan. Mereka dan para saksi dibawa ke Bareskrim. (RM)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *