by

Survei Terbaru : Rapid Test Tidak Efektif, Terus Gimana?

JAKARTA- Lembaga Survei Indikator merilis jejak pendapat dengan responden yang merupakan pemuka opini atau sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang di Indonesia, Kamis (20/8/2020). Dalam survei tersebut, para pemuka opini tersebut dimintai pendapatnya terkait sejumlah isu selama pandemi COVID-19, termasuk soal efektivitas rapid test.

“Mayoritas, di atas 50 persen, menyatakan rapid test tidak efektif sama sekali,” ucap Direktur Eksekutif Survei Indikator Burhanuddin Muhtadi dalam paparan secara virtual, Kamis (20/8/2020).

Dalam survei tersebut, hanya 3,3 persen responden saja yang menilai rapid test sangat efektif dan 39,1 persen menilai cukup efektif. Sedangkan, 40,8 persen menilai rapid test kurang efektif dan 16,1 persen menilai sama sekali tidak efektif.

“Total ada 56,9 persen elite yang menganggap rapid test ini tidak efektif,” lanjut Burhanuddin.

Namun, menurut Burhanuddin, penilaian para elite tersebut cukup jernih. Sebab, untuk urusan protokol kesehatan, para elite menilai hal tersebut efektif.

Ada 26,3 persen elite yang menilai protokol kesehatan sangat efektif dan 61,2 persen lainnya menilai cukup efektif. Sedangkan 10,9 persen elite menilai hal itu kurang efektif dan 1,6 persen menilai tidak efektif.

“Soal protokol kesehatan, elite menilai efektif. Jadi opini elite kita betul-betul jernih. Soal rapid test mereka anggap tidak efektif,” tutupnya.

Para pemuka opini terdiri dari tokoh yang memiliki informasi lebih luas dibandingkan masyarakat umum tentang penanggulangan COVID-19 di Indonesia.

Di antara mereka adalah akademisi yang menjadi rujukan media, redaktur politik dan kesehatan media, pengusaha, pengamat kesehatan, sosial dan politik, tokoh organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, LSM, dan organisasi profesi.

Sejumlah tokoh yang menjadi responden survei antara lain Bibit Waluyo, Nasaruddin Umar, Busyro Muqoddas, Dahlan Iskan, Komaruddin Hidayat, Cholil Nafis, Haris Azhar, Alvin Lie, hingga Ray Rangkuti. (TR)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *