by

Heboh “Paha Mulus’ Cawalkot Tangsel, Elite Partai Demokrat Minta Ampun!

Jagat media sosial sempat heboh dengan cuitan politikus Demokrat, Cipta Panca Laksana yang menulis ‘paha calon wakil wali kota Tangsel itu mulus banget’. Cuitan Panca itu dikritik karena melecehkan perempuan.

Panca mengakui cuitan tersebut heboh karena terlanjur viral. Ia pun terpaksa menghapus cuitan tersebut.

Politikus Demokrat itu pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pihak yang tersinggung lewat cuitan di Twitter. Menurut dia, gaya komunikasinya di media sosial memang seperti itu.

Sehubungan twit pribadi saya mengenai paha mulus cawalkot Tangsel sudah terlanjur viral, dengan ini saya mendelete twit tersebut. Mohon maaf kepada pihak2 yang merasa tersinggung dengan twit tersebut. Memang gaya saya di twitter seperti itu. Sekali lagi mohon maaf,” demikian cuitan Panca di akun Twitternya, #RepublikDagelan,¬†@panca66¬†yang dikutip pada Senin, 7 September 2020.

Permintaan Panca ini pun direspons netizen. Ada yang mengomentari secara sinis hingga candaan.

Sebelumnya, dalam cuitan Panca menulis¬†‘paha calon wakil wali kota Tangsel itu mulus banget’. Dalam cuitan itu, Panca hanya menulis kalimat tersebut dan tak menyebut nama. Meski sudah dihapus, namun tangkapan layar cuitannya ramai di media sosial.

Dalam tangkapan layar itu tampak dikomentari netizen. Salah satunya yang viral komentar dari eks Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

Huzz – no pict hoax,” demikian komentar Said Didu.

Eks politikus Demokrat, Ruhut Sitompul sempat mengomentari sinis lewat Twitter saat cuitan Panca viral. Ruhut meragukan kiprah Partai Demokrat di Pemilu 2024 karena memiliki pengurus partai model seperti Panca.

Gimana partainya mau menang & mengusung Capres atau Wapres dlm Pemilu 2024 kalau kadernya yg juga pengurus pusat nggak kuat lihat paha mulus curhat lagi dimedsos, jadi betul juga apa yg dikatakan Bu Puan Maharani mengenai Sumbar kebetulan beliau berasal dari sono MERDEKA,” tulis Ruhut.

Netizen mengaitkan cuitan Panca dengan keponakan Prabowo Subianto yang juga calon wakil wali kota Tangerang Selatan, Rahayu Sarawaswati. Perempuan yang akrab disapa Sara itu merespons dalam cuitannya di Twitter lantaran viral.

Ia menyinggung soal beda pilihan politik bukan berarti ia sebagai perempuan bisa dilecehkan. Kata dia pelecehan hanya dilakukan oleh orang berjiwa kerdil dan pengecut.

Pelecehan tdk ada hubungannya dgn afiliasi politik, beda pilihan politik bukan berarti bisa dilecehkan, atau krn saya perempuan bukan berarti bisa dilecehkan, pelecehan hanya dilakukan oleh mrk yg berjiwa kerdil & pengecut,” demikian tulis Sara di akun Twitternya, @RahayuSaraswati.

(rt)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *