by

Sebentar Lagi Buka Rekrutmen, Berikut Gaji PNS dan CPNS 2021…

-Headline-35 views

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Indonesia akan segera dilaksanakan. Beberapa instansi pemerintahan bahkan telah mulai membuka pendaftaran pada April ini.

Di antara banyaknya lowongan atau formasi yang tersedia pada CPNS 2021, yang paling banyak dibuka adalah untuk tenaga pendidik alias guru yakni mencapai 1 juta formasi.

Jumlah tersebut sesuai dengan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yaitu program 1 juta guru untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di Indonesia.

Bagi kamu yang berminat mendaftar seleksi dan mengisi formasi guru, ketahui dahulu besaran gaji untuk CPNS guru berikut ini:

Dilansir dari peraturan.bpk.go.id, ketetapan mengenai besaran gaji pokok yang akan diterima PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) yang telah mengalami belasan kali perubahan.

Sampai saat ini, peraturan mengenai besaran gaji PNS diatur dalam PP No. 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas atas Peraturan Pemerintah Mengenai Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Adapun besaran gaji pokok yang akan diterima PNS setiap bulannya berbeda-beda, berdasarkan golongan serta lama masa kerja PNS tersebut, dengan rincian sebagai berikut:

Golongan 1

Golongan 1A = Rp 1.560.800 (masa kerja 0 tahun) – Rp 2.335.800 (masa kerja 26 tahun)

Golongan 1B = Rp 1.704.500 (3 tahun) – Rp 2.474.900 (27 tahun)

Golongan 1C = Rp 1.776.600 (3 tahun) – Rp 2.557.500 (27 tahun)

Golongan 1D = Rp 1.851.800 (3 tahun) – Rp 2.686.500 (27 tahun).

Golongan 2

Golongan 2A = Rp 2.022.200 (masa kerja 0 tahun) – Rp 3.373.600 (masa kerja 33 tahun)

Golongan 2B = Rp 2.208.400 (3 tahun) – Rp 3.516.300 (33 tahun)

Golongan 2C = Rp 2.301.800 (3 tahun) – Rp 3.665.000 (33 tahun)

Golongan 2D = Rp 2.399.200 (3 tahun) – Rp 3.820.000 (33 tahun).

Golongan 3

Golongan 3A = Rp 2.579.400 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.236.400 (masa kerja 32 tahun)

Golongan 3B = Rp 2.688.500 (0 tahun) – Rp 4.415.600 (32 tahun)

Golongan 3C = Rp 2.802.300 (0 tahun) – Rp 4.602.400 (32 tahun)

Golongan 3D = Rp 2.920.800 (0 tahun) – Rp 4.797.000 (32 tahun).

Golongan 4

Golongan 4A = Rp 3.044.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.000.000 (masa kerja 32 tahun)

Golongan 4B = Rp 3.173.100 (0 tahun) – Rp 5.211.500 (32 tahun)

Golongan 4C = Rp 3.307.300 (0 tahun) – Rp 5.431.900 (32 tahun)

Golongan 4D = Rp 3.447.200 (0 tahun) – Rp 5.661.700 (32 tahun)

Golongan 4E = Rp 3.593.100 (0 tahun) – Rp 5.901.200 (32 tahun).

Sementara itu, dilansir dari laman jdih.kemenkeu.go.id, gaji yang akan diterima oleh CPNS sedikit berbeda dari gaji pokok PNS. Hal ini sesuai dengan PP No. 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Dalam Pasal 5 PP tersebut di atas, seorang calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan menerima bayaran sebesar 80 persen dari gaji pokok yang diterima pegawai negeri sipil (PNS). Peraturan ini akan berlaku selama seorang CPNS belum resmi disahkan menjadi PNS.

Namun demikian, CPNS tetap memiliki hak untuk menerima tunjangan-tunjangan seperti PNS, di antaranya tunjangan suami/istri yang besarnya mencapai 10 persen dari gaji pokok dengan catatan pernikahan yang dilakukan sah di mata hukum.

Selain itu, CPNS juga akan memperoleh tunjangan beras, uang makan, tunjangan kinerja, dan juga tunjangan umum. (adt)