by

KPK Umumkan 39 Kandidat Duta Jurnalis Antikorupsi TA 2021, Ini Daftar Namanya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kedua kalinya kembali menggelar Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi (AJLK) TA 2021. Dari ribuan pendaftar, terjaring sedikitnya 57 kandidat duta jurnalis antikorupsi dalam tes screening administrasi. Kemudian, setelah melalui serangkaian tes akademik, terseleksi sebanyak 39 peserta dengan nilai terbaik. Program yang diikuti jurnalis, akademisi dan aktivis anti korupsi ini dimaksudkan untuk menjaring calon kader-kader pemimpin KPK di masa depan.

Untuk mengetahui nama-nama kandidat yang lolos tes seleksi akademik bisa diklik di SINI.

Dari 39 kandidat dengan nilai terbaik ini akan diseleksi ke tahap akhir untuk mengikuti seleksi assesment wawancara. Dari proses assesment, akan dipilih 25 peserta untuk mengikuti diklat. AJLK merupakan program beasiswa pelatihan intensif yang ditujukan untuk  jurnalis, aktivis dan akademisi yang giat menyuarakan antikorupsi di Indonesia. Pelatihan akan diisi dengan materi yang diperlukan untuk publikasi isu pemberantasan korupsi di Indonesia. Tahun lalu, program ini berhasil melahirkan 35 alumni yang hingga kini aktif mempublikasikan isu-isu antikorupsi melalui berbagai media.

“Saya berharap kegiatan AJLK dapat menjadi sarana untuk merangkul intelektual-intelektual, khususnya akademisi dan jurnalis agar tetap menyampaikan kebenaran yang objektif dan ikut memiliki peran dan tanggung jawab dalam pemberantasan korupsi. Mereka akan menjadi kader duta antikorupsi di Indonesia. Visi utama dari AJLK ini adalah mencetak kader-kader pemimpin KPK di masa depan,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat membuka sosialisasi AJLK 2021, beberapa waktu lalu.

Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi 2021 tahun ini akan diikuti oleh 25 peserta dari berbagai latar belakang, yakni jurnalis, hingga akademisi yang berasal dari seluruh Indonesia. Salah satu syarat untuk menjadi peserta adalah pernah mempublikasikan artikel/karya terkait dengan isu pemberantasan korupsi di media massa, media sosial, atau platform digital lainnya. Melalui program ini, KPK juga menyediakan jalur afirmasi untuk peserta dari Indonesia Timur (Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur) dan pegawai serta staf Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL).

KPK akan memberikan beasiswa pelatihan berupa uang tunai senilai Rp 4.000.000 untuk 25 peserta terpilih. Setelah pelatihan, peserta diwajibkan menyelesaikan tugas akhir. Tiga peserta dengan tugas akhir terbaik, akan mendapatkan apresiasi bonus uang pembinaan. (hum)

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%