by

Sepi ing Pamrih, Rame ing Gawe: Giring Malah Libas Puan, Baliho Tak Laku?

Sepi ing pamrih, rame ing gawe. Begitulah pepatah Kejawen berkata. Jika diterjemahkan artinya sedikit bicara tapi banyak dan nyata kerjanya. Pepatah ini nampaknya sinkron jika menggambarkan hasil survei yang dilakukan oleh New Indonesia Research & Consulting. Dalam survei memaparkan, elektabilitas Puan Maharani masih jauh dari angka kewajaran sebagai kandidat capres untuk Pemilu 2024. Padahal, spanduk dan balihonya banyak beredar di hampir seluruh titik daerah di Indonesia.

Kabar mengejutkannya, nama Giring Ganesha, Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang sama sekali tak diperhitungkan dalam bursa justru naik melejit masuk ke dalam 10 besar capres terkuat 2024. Mantan vokalis Grup Band Nidji itu mendapat presentase elektabilitas yang wahid. Giring juga terbukti melibas sejumlah politikus yang foto-fotonya terpampang di bahu-bahu jalan seperti Puan Maharani, Airlangga Hartarto dan pejabat teras seperti Mahfud MD dan Moeldoko. Benarkah strategi jor-joran pasang baliho sudah tak ampuh untuk menjual figuritas kandidat?

Survei juga menyebutkan, suara Puan Maharani masih kalah jauh dengan pesaing di internal PDIP, Ganjar Pranowo. Nama Mensos RI, Tri Rismaharini yang akhir-akhir ini acap tampil memukau lewat kebijakan-kebijakannya juga justru melejit mendekati peringat 5 besar bakal capres terkuat 2024.

BACA JUGA:  BPBD Lebak: 1.273 Rumah Terendam Banjir

“Di tengah perang baliho politisi, elektabilitas Puan Maharani dan Airlangga masih jauh tertinggal, justru AHY yang paling berkibar,” kata Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono melalui keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, Minggu (8/8/2021).

Survei New Indonesia Research & Consulting ini dilakukan pada 21 hingga 30 Juli 2021 dengan sambungan telepon kepada 1.200 orang responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019, dengan “margin of error” sekitar 2,89 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survei New Indonesia Research & Consulting menunjukkan ada peningkatan elektabilitas tiga politisi tersebut. Akan tetapi kenaikan signifikan paling banyak dialami oleh AHY.

BACA JUGA:  Soal Staf Ahli Direksi BUMN, Mas Didu Teriak-teriak Soal Pelecehan...

Tren kenaikan elektabilitas AHY ditunjukkan sejak survei dilakukan pada Mei 2021. Awalnya, elektabilitas AHY hanya sekitar dua persen. Namun, angka itu naik menjadi lima persen.

Pada survei ini, AHY ada pada posisi 5 dengan perolehan sebanyak 5,8%. Puan Maharani ada pada posisi 11 dengan perolehan 1,4% dan Airlangga pada posisi 12 sebanyak 1,3%.

Sementara itu, posisi pertama pada survei ini ditempati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebanyak 20,5%. Sedangkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebanyak 16,7% dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersaing ketat pada urutan kedua dan ketiga dengan angka sebesar 16,1%.

Berikut urutan elektabilitas capres hasil survei New Indonesia:

BACA JUGA:  Soal Polisi 'Smackdown' Mahasiswa, DPR Puji Kapolda Banten dan Kapolresta Tangerang

1. Ganjar Pranowo 20,5%

2. Prabowo Subianto 16,7%

3. Ridwan Kamil 16,1%

4. Anies Baswedan 6,0%

5. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 5,8%

6. Sandiaga Uno 5,2%

7. Tri Rismaharini 4,7%

8. Erick Thohir 4,5%

9. Giring Genesha 2,6%

10. Khofifah Indar Parawansa 2,1%

11. Puan Maharani 1,4%

12. Airlangga Hartarto 1,3%

13. Moeldoko 1,2%

14. Mahfud Md 1%

15. Lainnya 0,8%. (den)

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%