by

Wali Kota Serang Targetkan Tak Ada Lagi RTLH di Serang pada 2023

Walikota Serang H. Syafrudin menghadiri acara pembongkaran dan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) yang dimiliki Bapak Aceng Damili yang bertempat di Lontar Jiwantaka RT/RW 01/01 Kelurahan Lontar Kecamatan Serang, Minggu (29/08/2021).

Acara tersebut dihadiri pleh Plt Kepala Dinas Perkim Teguh, Camat Serang Farah Richie, Anggota Dewan Nuropik, Lurah Lontar Dede Sudrajat, RT, RW, dan masyarakat.

Walikota Serang H. Syafrudin mengucapkan Terima Kasih dan Apresiasi kepada masyarakat yang telah inisiatif untuk dilaksanakannya pembongkaran dan bedah rumah tidak layak huni.

Walikota Serang H. Syafrudin menjelaskan bahwa pembongkaran dan bedah rumah tidak layak huni ini anggarannya bukan dari APBD,” jadi pembongkaran rumah ini bukan dari anggaran APBD tapi anggaran swadaya masyarakat”, Ucapnya.

BACA JUGA:  BMKG: Pandeglang Potensi Terjadi Angin Kencang

“Kemudian hadir juga disini camat, Kadis Perkim, Lurah, anggota Dewan Nuropik dan masyarakat juga membantu dan juga dari pribadi saya membantu tadi apa yang disampaikan, dari genteng, semen, uang, dan pasir, insyaallah kalo anggarannya cuman Rp 20 juta sudah cukup, mudah mudahan setelah dibangun nanti bisa dimanfaatkan dan insyaallah menjadi rumah layak huni”, Ucap Walikota Serang.

Walikota Serang H. Syafrudin juga menjelaskan di tahun 2020 di Kota Serang kurang lebih ada 1000 rumah tidak layak huni dan beliau menargetkan ditahun 2023 Rumah tidak layak huni di Kota Serang harus sudah selesai dibangun. (den)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%