by

Siapa Menteri yang Akan Diganti Jokowi?

Desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan reshuffle kabinet di bulan ini kian berhembus kencang. Tak hanya akademisi, kini desakan justru muncul dari segenap relawan pemenangan Jokowi-Maruf Amin. Beragam spekulasi mewarnai berhembusnya kabar ini, mulai dari kegagalan penanganan pandemi, buruknya komunikasi publik Istana Kepresidenan, hingga yang terakhir adalah kasus kebakaran Lapas I Tangerang yang mengorbankan 44 nyawa napi dengan kondisi mengenaskan. Mereka terpanggang dalam sel penjara. Tentu, ini menjadi catatan serius Presiden Jokowi jika memang hendak melakukan reshuffle dalam waktu dekat.

Kabar politik lain yang tak kalah panas adalah dualisme persaingan penerus kepemimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang kini masih dijabat Marsekal TNI. Hadi Tjahjanto. Ada dua nama yang meramaikan bursa, KSAD Jenderal TNI. Andika Perkasa dan KSAL Laksamana TNI. Yudo Margono. Dua nama ini kini menjadi pusat perhatian akademisi bidang militer dan pakar-pakar ilmu kemiliteran. Jokowi tentu punya pertimbangan sendiri dalam penentuan siapa yang akan memimpin TNI ke depan. Khas politik Jawa yakni diam-diam mengamati dan memikirkan baik buruknya ke depan dengan matang tanpa menimbulkan riak.

Presiden Jokowi saat berdiskusi bersama KSAD, KSAU dan KSAL di Istana Bogor, beberapa waktu lalu. (DOC. SETPRES)

Teka-teki siapa menteri yang akan diganti Presiden Jokowi tentunya sangat erat hubungannya dengan peta kandidasi Panglima TNI penerus Hadi Tjahjanto. Sebagai orang dekat lama Jokowi, Hadi tentu tak akan mangkrak begitu saja selepas menjabat Panglima TNI. Jokowi pasti telah menimbang kemana Hadi akan kembali ditugaskan setelah pensiun. Kedekatan Jokowi dan Hadi bukan kamus baru di kalangan pegiat, pengamat dan peneliti politik di Indonesia. Ketika Jokowi masih menjabat Wali Kota Solo, Hadi kala itu menjabat Danlanud Adi Soemarmo. Segala bentuk perjalanan udara Jokowi dilayani dengan baik, kala itu. Tak heran, karir Hadi berjalan mulus seiring Jokowi melenggang di politik nasional.

BACA JUGA:  Mantul! Pak Bupati dan Wakapolda Turun Gunung Serbu Vaksin untuk Santri di Tangerang

Ada beberapa pos kementerian yang diprediksi bakal diisi Hadi Tjahjanto. Kabar berkembang di kalangan pengamat politik, Hadi tengah dipersiapkan mengisi pos sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) menggantikan Moeldoko atau Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Jenderal Pol. Budi Gunawan. Selanjutnya, Budi Gunawan dikabarkan akan menggeser Mahfud MD di Kementerian Koordinator Politik Hukum dam Keamanan (Kemenkopolhukam). Tentu, kabar ini baru sebatas bahasa yang mengemuka di kalangan orang-orang dekat Istana. Belum bisa dikatakan valid kebenarannya. Dinamika politik tentu berlangsung kencang seiring munculnya desas-desus reshuffle.

Kementerian lain yang kini menjadi bulan-bulanan netizen dan warganet adalah KemenkumHAM yang kini dipimpin Yasonna Laoly. Muncul desakan tak sekali dua kali agar Jokowi secepatnya mengganti Yasonna, namun hingga kini Presiden Jokowi masih bergeming. Sebagai seorang Jawa, Jokowi tentu memiliki kebatinan yang kuat dalam merombak pembantunya. Potensi konflik, mapping kepentingan di Pemilu 2024 dan penentuan bargain tentu juga menjadi perhatian serius Jokowi. Butuh kajian serius seorang Presiden mengganti pembantunya.

BACA JUGA:  Wow! Harta Kekayaan Ketua MPR RI Ternyata Segini...

Ada baiknya, Presiden Jokowi juga mendengar aspirasi publik. Bukan hanya mendengar aspirasi ketua partai politik (parpol). Bagaimana pun, publik yang akan menilai dan mendapat efek dari kinerja pembantunya itu ke depan. Jangan sampai salah memilih atau blunder dalam menentukan mapping kepentingan publik. Semoga. (*)

 

Head of Editorial,

Yuska

Happy
Happy
29 %
Sad
Sad
14 %
Excited
Excited
57 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.