by

Jika Bima Arya Ditarik Jadi Menteri, Siapa Pendamping Dedie Rachim?

Purna tugasnya Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI pada bulan ini menjadi kunci pintu reshuffle kabinet Jokowi-Maruf akan dibuka lebar-lebar. Kedekatan Hadi dengan Jokowi dan sikapnya yang tenang dalam menanggapi setiap persoalan, membuat kepemimpinan mantan Danlanud Adi Sumarmo itu disukai banyak kalangan.

Kondisi ini lah yang kabarnya membuat Presiden Jokowi kian betah dan percaya pada Hadi Tjahjanto. Jenderal TNI AU itu kabarnya dipersiapkan untuk mengisi pos kementerian strategis. Sejumlah pengamat dan peneliti politik menilai Hadi kemungkinan akan mengisi kursi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang kini dijabat Jenderal Pol. Budi Gunawan (BG).

BG sebagai orang yang sangat disegani elite-elite Istana lantaran dekat dengan Megawati kabarnya juga telah dipersiapkan untuk memperkuat strategi politik dan hukum nasional. Ini tentu mempertimbangkan latar belakang BG yang bukan saja seorang purnawirawan polisi saja. Ia adalah intelektual dan akademikus kepolisian. Lantas, yang menjadi pertanyaan publik, seberapa besar gelombang reshuffle kali ini mengubah konstelasi politik hingga ke tingkat daerah?

BACA JUGA:  Feodalisme Politisi Harus Dilawan

Banyaknya keruwetan dan konflik politik selama pandemi dan buruknya komunikasi sejumlah menteri telah berkali-kali diungkapkan Jokowi dalam beberapa kesempatan. Sebagai seorang Jawa tulen, Jokowi memang jarang sekali terlihat marah. Khas politik Jawa. Kalem, senyap, tapi hasil. Namun, ada yang berbeda dengan kejengkelannya beberapa waktu lalu soal sense of crisis yang ditekankan kepada para pembantunya. Jokowi nampak benar-benar kesal. Tak hanya soal kondisi darurat rumah sakit yang kelimpungan lantaran krisis tabung oksigen. Namun, yang paling disorot Jokowi adalah banyaknya menteri yang terkesan bekerja santai.

Soal burukya komunikasi Istana ini memang bukan masalah baru. Banyak pihak juga menyayangkan kenapa Jokowi tak menunjuk juru bicara yang memiliki kapabilitas dan pretensi positif di mata publik. Usulan demi usulan sebenarnya mulai mengemuka di kalangan akademikus agar Jokowi merangkul sejumlah komunikator politik yang dikenal dekat dengan pers. Bima Arya Sugiarto masuk radar. Wali Kota Bogor itu kabarnya dilirik Jokowi.

BACA JUGA:  Saat Jokowi Sentil Ormas yang Bikin Keributan di Indonesia, Kapolda-Kapolres Jangan Malah Sowan!

Benar tidaknya Bima Arya ditarik ke kabinet memang masih simpang siur karena reshuffle juga belum jelas kapan harinya. Ditambah, ‘Si Abang (Zulkifli Hassan) ada Mau’. Masuknya PAN ke gerbong koalisi Jokowi-Maruf tentu ‘tak gratis’. Ada take n give yang sudah pasti harus dilangsungkan antara Jokowi dan Zulkifli sebagai pemilik saham utama PAN hari ini. Jika toh memang PAN diberi jatah dua kursi menteri dalam kabinet, tentu nama kader potensional seperti Zulkifli Hasan, Soetrisno Bachir, Eddy Soeparno dan Bima Arya, masuk dalam bidikan Jokowi.

Yang menarik di sini, kabar ditariknya Bima Arya ke gerbong kabinet mulai membuat sejumlah politikus partai pengusung dan pendukungnya di Pilkada Kota Bogor tengah kasak-kusuk memainkan peran. Banyak yang bersiap-siap mengisi kursi Wakil Wali Kota Bogor mendampingi Dedie Abdul Rachim yang pasti akan naik menjadi wali kota.

Soal sesiapa yang akan mendampingi Dedie ini tentu masih menjadi pergumulan antar partai pendukung. Dalam Pilkada 2018, Bima-Dedie (Badra) diusung PAN, Nasdem, Golkar, Demokrat, Hanura dan PBB. PAN tentu memiliki porsi saham paling besar dalam menentukan sesiapa pendamping Dedie karena Bima Arya adalah petinggi aktif partai besutan Zulkifli Hassan itu. Dan sudah barang tentu, Zulkifli dan Bima Akan bicara empat mata soal figuritas yang akan dipakai untuk jangka panjang untuk mempertahankan saham PAN di Kota Bogor. Khususnya untuk estafet di Pilkada 2023 mendatang. (*)

BACA JUGA:  Wuih...Walikota Bogor Isyaratkan PAN Gabung ke Jokowi

 

Analysis by Head of Editorial,

Yuska Apitya Aji, S.Sos, M.H

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
100 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.