by

Jurnalisme Biadab Ala Bodrek: Peras Warga yang Diduga Selingkuh, Tiga Wartawan Gadungan Diringkus

JAKARTA- Polsek Cimanggis Polres Metro Depok menangkap tiga wartawan gadungan yang diduga memeras korbannya hingga Rp 15 juta. Ketiga tersangka adalah pria berinisial MB (39), SA (31), dan AJP (37). Modus ala-ala wartawan bodrek ini memang sungguh meresahkan dan harus diberantas.

Kapolsek Cimanggis Kompol Ibrahim Sadjab mengatakan, ketiga wartawan gadungan itu disebut memeras seorang karyawan swasta berinisal FI (57).

Awalnya, ketiga pelaku ditangkap warga dan korbannya di Kampung Banjaran Pucung, Cilangkap, Tapos, pada Senin (22/11/2021) petang.

“Pelaku mengaku sebagai wartawan dan mengatakan korban telah berselingkuh ada bukti foto-fotonya, pelaku mengancam akan memviralkan di medsos lalu pelaku meminta sejumlah uang kepada korban,” ujar Kompol Ibrahim, Kamis (25/11/2021).

BACA JUGA:  Kebakaran Kilang Minyak Cilacap Mencurigakan, Terjadi Berkali-kali

Kompol Ibrahim mengatakan, ketiga wartawan gadungan tersebut datang ke rumah korban pada Senin (22/11/2021) sekira pukul 17.45 WIB.

Ketiga wartawan gadungan tersebut mengancam korban akan memviralkan perselingkuhannya lalu meminta uang sebanyak Rp 15 juta. Karena ketakutan, korban mengirimkan uang ke rekening milik seorang pelaku sejumlah Rp 10 juta. Namun, pelaku tetap meminta uang sebesar Rp 5 juta.

“Kemudian korban mengajak pelaku ke ATM Indomaret. Namun, karena sudah limit, maka korban tidak bisa mengambil uang di ATM tersebut hingga menimbulkan keributan dan mengundang perhatian warga. Tidak lama pelaku ditangkap warga dan akan dihakimi,” lanjut Kompol Ibrahim.

“Beruntung ada petugas Polsek Cimanggis yang sedang patroli di sekitar tempat kejadian sehingga ketiga pelaku diamankan dari amukan warga,” kata Kompol Ibrahim.

BACA JUGA:  Tak Hanya Bikin Bosan, Ini Bahaya Terlalu Lama WFH Selama Pandemi

Ketiga wartawan gadungan tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Cimanggis untuk diperiksa lebih lanjut. Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti kartu tanda pengenal pers, uang tunai Rp 10 juta, tiga ponsel, satu mobil, dan satu kartu ATM.

Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman penjara maksimal sembilan tahun. (Debby)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.