by

Mencicipi Cemilan Telur Gabus Khas Kota Tangerang

TANGERANG– Telur gabus merupakan camilan yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, tak terkecuali Kota Tangerang. Camilan yang satu ini merupakan salah satu camilan legendaris yang sangat disukai oleh banyak orang. Sehingga sering disebut sebagai salah satu camilan yang autentik dengan Indonesia.

Fitri Haryanti, UMKM asal Kecamatan Tangerang pun menjadi salah satu pembisnis rumahan yang masih melestarikan camilan legendaris ini. Menggunakan merek Dapoer Bunda3, Fitri memproduksi telur gabus ini sejak April 2016 hingga saat ini.

“Mulanya si hanya produksi untuk camilan tamu di rumah saja. Seiring waktu berjalan, banyak yang pesen minta dibikinin dan sekarang jadi bisnis yang serius saya geluti. Telur Gabus Keju Dapoer Bunda3 kini jadi salah satu produk UMKM unggulan di Kecamatan Tangerang,” kata Fitri, Senin (15/11/21).

BACA JUGA:  Ketika Anak Berkebutuhan Khusus di Tangerang Jalani Beragam Pelatihan

Rasa dari camilan yang berbentuk kue kering ini mempunyai citarasa asin, gurih, dan renyah. Telur gabus keju Fitri pun dijual dengan harga yang variatif. Mulai dari 70 gram dengan harga Rp8 ribu, 250 gram Rp30 ribu, 500 gram Rp60 ribu hingga 1 kilo dengan harga Rp120 ribu.

“Biasanya konsumen banyak order jika mendekati lebaran atau hari besar lainnya. Selain itu, banyak juga sebagai alternatif camilan sehari-hari untuk keluarga di rumah. Camilan ini enak, terbuat dari bahan-bahan alami, autentik Indonesia dan tentunya higienis, makanya banyak ibu-ibu yang order untuk camilan anak-anaknya,” katanya.

Kata Fitri, seminggu ia bisa produksi puluhan kilo yang dipromosikan melalui sosial media, mulai dari whatsapp hingga facebook. “Jika mau order bisa langsung hubungi saya lewat whatsapp di nomor 0821-2909-0484. Bisa dipastikan produknya fresh karena produksi dilakukan dua hari sekali,” tutupnya. (Gembong)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.