by

Sistem Rekrutmen CPNS Perlu Perbaikan

JAKARTA- Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim menegaskan perbaikan sistem dalam rekruitmen seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) sangat diperlukan, utamanya jika yang berbasis teknologi informasi. Sebab, perkembangan teknologi semakin hari semakin berkembang, sehingga perlu terus ada improvisasi.

“Internet di dalam teknologi informasi itu adalah perubahan yang tepat karena itu apabila tadi disampaikan juga bahwa ini sudah berjalan sejak tahun 2013 sistem (sistem CAT CASN) ini. Sekarang sudah 2021 memang sudah saatnya menurut saya ibarat mobil, di-oper lah,” ujarnya, usai memimpin tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI ke Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/11/2021).

Lebih lanjut, Luqman mengatakan, terkait ditemukannya kecurangan selama proses seleksi CASN, Komisi II DPR RI sebelumnya telah mengadakan rapat internal dengan Kementerian PAN-RB, BKN dan Badan Sandi dan Siberia Negara (BSSN) dan meminta pemerintah untuk membawa masalah dalam kecurangan-kecurangan tersebut ke ranah hukum.

BACA JUGA:  Wali Kota Tangerang Pantau Langsung SKB CPNS 2021

“Agar efektif proses hukum nantinya berjalan, setelah kita berkunjung ke lapangan, maka kesimpulan saya penting agar proses hukum ini yang mendorong adalah teman-teman di pemerintah pusat. Bukan di kantor-kantor regional atau pemerintah daerah, karena relasi-relasi kuasa tentu berbeda antara di pusat dan daerah-daerah,” tambah politisi PKB ini.

Untuk itu, Luqman mendorong agar panitia seleksi CASN dapat membuka seterang-terangnya praktek kecurangan yang dilakukan di tengah seleksi CASN dan mempublikasikan setiap orang yang terlibat. Selain itu, sanksi bagi siapapun yang melakukan kecurangan, perlu diberikan, sebagai upaya mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap seleksi CASN.

“Yang paling penting kami berharap bisa memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem rekruitmen calon ASN ini. Kedepannya, agar itu bisa diperoleh kepercayaan masyarakat bisa pulih kembali, maka mau tidak mau kita harus membuka seterang-terangnya praktek kecurangan ini,” tegas legislator dapil Jawa Tengah VI ini.

BACA JUGA:  Kemenag Buka 36.000 Formasi CPNS dan PPPK, Ini Posisi yang Akan Tersedia...

Pada kunjungan Komisi II ke Kanreg IV BKN Makassar tersebut, Kepala Kanreg IV BKN Makassar Agus Sutiadi menyebut, beberapa daerah di wilayah Kanreg IV BKN Makassar yang terindikasi ada praktek kecurangan dalam seleksi CAT CASN adalah di Kabupaten Buol, Toraja, Luwu, Muna Barat, Enrekang dan Sidrap.

Penemuan kecurangan-kecurangan dalam seleksi CAT CASN dipaparkannya, pertama kali diketahui dari laporan beberapa pihak tentang kronologi kejadian, yang kemudian ditindaklanjuti oleh panitia seleksi CASN yang selanjutnya bekerjasama dengan BSSN dalam upaya mengungkap praktek kecurangan tersebut. (Dimas)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.