by

Sukses Mikha Suparmin Ubah Limbah Jadi Tikar hingga Tas Unik

TANGERANG– Sampah bagi sebagian orang tidak ada harganya, bahkan jarang untuk dilirik kembali. Tapi, di tangan Mikha Suparmin UMKM Matahari 2, limbah sampah plastik dapat menjadi kerajinan tangan, berupa tas, tikar, dan produk-produk lainnya yang dapat digunakan kembali.

Bermula dari mengumpulkan sampah plastik yang sudah dikonsumi di rumahnya, ia berinisiatif untuk mendaur ulang sampah-sampah tersebut. Setelah terkumpul dengan jumlah yang cukup banyak, ia langsung mengubahnya menjadi barang-barang baru.

“Awalnya, setiap setelah mengonsumsi sesuatu yang ada kemasan plastik saya kumpulkan dulu. Sekarang, saya nitip juga ke warung-warung untuk memisahkan kemasan sachet bekas minuman. Nanti, kalau sudah cukup banyak baru saya olah menjadi tas atau produk yang lain,” tuturnya.

BACA JUGA:  Kwarcab Kabupaten Tangerang Pecahkan Rekor Gerakan Pramuka

Proses pengerjaan untuk satu hingga dua tas, dapat memakan waktu hingga 7 hari. Lamanya proses, karena menunggu jumlah sampah plastik cukup untuk membuat satu produk dan pengerjaannya yang hanya digunakan dengan tangan.
“Proses pengerjaan bisa sampai 7 hari. Karena, biasanya menunggu sampah cukup untuk dibuat menjadi tas. Sampah plastik yang digunakan juga ratusan tergantung ukuran tas yang dibuat. Tapi, rata-rata 7 hari pengerjaan dan semua proses menggunakan tangan,” ungkapnya.

Satu produk tas berukuran kecil, bisa didapatkan dengan harga kisaran 75 ribu hingga 100 ribu rupiah. Untuk tas ukuran besar, bisa didapatkan dengan harga 200 ribu rupiah. Jika berminat untuk membeli, dapat mengunjungi jalan H.Jimol, nomor 6, atau melalui whatsapp 0857-7182-9660. (Gembong)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.