by

BPTJ Kemenhub Setop Biskita Bogor Garapan Bima Arya

BOGOR- Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan menghentikan sementara operasional Biskita Transpakuan di Kota Bogor. Kebijakan ini membuat kecewa Wali Kota Bima Arya Sugiarto.

“Kami kaget dengan kebijakan ini. Karena terlalu terburu-buru sehingga kami tidak sempat melakukan langkah antisipatif,” kata Bima, Minggu (2/1).

BPTJ akan mengevaluasi Biskita Transpakuan. Kebijakan ini tidak hanya diterapkan di Kota Bogor, tapi juga diterapkan di 30 daerah yang menikmati layanan serupa.

Bima menilai, kebijakan ini merugikan konsumen dan Pemkot Bogor. Bima meminta Kementerian Perhubungan melakukan perbaikan dalam upaya penataan transportasi di Indonesia.

“Ya merugikan konsumen dan Pemkot Bogor. Saya mewakili seluruh daerah di Indonesia yang dilayani Biskita, memberikan catatan khusus untuk program ini. Kami juga sesali (penghentian) ini, secara mendadak,” katanya.

BACA JUGA:  Gerak Cepat Pemerintah Selamatkan Nasib Pedagang Kaki Lima, Sebar Bantuan ini

Informasi yang diterima Bima, Biskita Transpakuan dihentikan sementara karena Kementerian Perhubungan akan mengubah sistem Biskita. Dari semula menggunakan sistem lelang, menuju e-catalog.

Berdasarkan surat keterangan yang diterima Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) dari Kementerian Perhubungan melalui BPTJ, penghentian operasional Biskita Transpakuan akan berlangsung selama satu bulan ke depan.

“Berdasarkan surat yang diterima PDJT dari BPTJ, kemungkinan besar Biskita Transpakuan berhenti beroperasi selama satu bulan ke depan. Dan akan kembali beroperasi jika proses e-catalog selesai,” jelasnya.

Pegawai Aman PHK

Perusahaan yang menangani operasional Biskita Transpakuan, Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor, memastikan tidak ada satupun karyawan akan diberhentikan, meski Biskita Transpakuan berhenti beroperasi.

BACA JUGA:  Selamat! Refilianosa Ibrahim Reflus Sah Pimpin HIPKA Bogor, Ini Komitmennya

“Walaupun Biskita Transpakuan diberhentikan sementara selama satu bulan, tapi seluruh pegawai kami di Biskita Transpakuan tetap bekerja dan tidak ada yang kami berhentikan,” kata Direktur Utama PDJT Kota Bogor, Lies Permana Lestari.

Bersamaan pemberhentian sementara operasional Biskita, PDJT akan melakukan pembenahan administrasi dan evaluasi. Tujuannya meningkatkan kualitas layanan Biskita Transpakuan ke depan.

“Waktu satu bulan ini kami akan mengevaluasi Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Termasuk melakukan perawatan, pembenahan, servis kendaraan dan hal lainnya sebagai data bagi kami untuk meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

PDJT juga sudah melakukan sosialisasi kepada para pegawai Biskita Transpakuan yang berjumlah 121 pegawai, agar dapat memaklumi kondisi ini.

“Alhamdulillah, 12 karyawan dan 109 pramudi di PDJT bisa mengerti dan mereka juga sudah kami sosialisasikan bahwa jeda ini sifatnya sementara. Mereka tetap kami pekerjakan tidak diberhentikan, mereka tetap dalam posisi standby, karena kondisi ini diluar keinginan PDJT juga,” katanya.

BACA JUGA:  Mas Sandi Ajak Milenial Baca Peluang Bisnis di Era Metaverse, Kira-kira Apa yang Bisa Jadi Cuan?

Sambil menunggi beroperasi kembali, 49 Biskita Transpakuan yang ada di Kota Bogor disimpan di Pool Bus Lorena.

“Biskita Transpakuan kami simpan di Lorena. Karena Lorena juga bagian dari konsorsium kami, supaya lebih aman,” kata dia. (Martinus)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.