by

Ngaku Dikeroyok Saat Beli Nasgor, Polisi Ungkap Kebohongan Korban Tawuran

JAKARTA- Polisi mengungkap kebohongan seorang pria berinisial MRS yang mengaku menjadi korban pengeroyokan saat membeli nasi goreng. Hal ini berdasarkan laporan yang dibuat kakaknya di Polsek Cimanggis.

“Berdasarkan laporan dari kakak MRS, adiknya menjadi korban pengeroyokan saat sedang membeli nasi goreng pada Minggu 9 Januari 2022 sekitar pukul 03.40 hingga harus dilarikan ke rumah sakit Kramat Jati,” ungkap Kapolsek Cimanggis, Ibrahim Sadjad kepada wartawan, Rabu (12/1/2022).

“Ternyata dalam pemeriksaannya di kemudian hari, diketahui bahwa korban merupakan anggota kelompok yang melakukan aksi tawuran,” sambungnya.

Ibrahim menjelaskan, MRS merupakan anggota geng Tipar Pusat yang terlibat tawuran dengan geng KM29 di Jalan Raya Bogor, KM29, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

BACA JUGA:  Ketar-ketir Covid-19 Varian Omicron Jelang Pemberangkatan Haji dan Umrah

Dari keterangan tersebut, lanjut Ibrahim, luka-luka yang dialami MRS bukan karena diserang saat beli nasgor. “Luka karena tawuran, bukan korban sedang beli nasi goreng,” ucapnya.

Lebih lanjut Ibrahim mengatakan, justru korban MRS yang lebih dulu mengajak tawuran melalui media sosial. “(Mereka) janjian lewat WA, ajakan, bahkan waktu kejadian ternyata diketahui melakukan live (instagram),” terangnya.

Sementara dari hasil pemeriksaan, kata Ibrahim, ada dua orang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap MRS. Mereka di antaranya RM (19) dan M. Pelaku RM yang membacok bagian perut MRS, sedangkan M membacok bagian tangan.

“Untuk RM kita amankan di rumahnya daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur dua hari setelah kejadian, sementara untuk M masih dalam pengejaran (DPO),” tukasnya. (Dimas)

BACA JUGA:  Edan! Bayi Dibungkus di Plastik Kresek, Lalu Dibuang ke Tong Sampah
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.