by

PTM di Kabupaten Tangerang Masih Berkapasitas 50%, Jam Belajar Hanya 6 Jam

TANGERANG- Kegiatan pembelajaran di tengah pandemi COVID-19 tetap berjalan. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang masih terus menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan membatasi kapasitas sejak 3 Januari 2022. Hal tersebut bertujuan guna mencegah penularan COVID-19 varian Omicron di lingkungan pendidikan.

“PTM di Kabupaten Tangerang saat ini masih dilaksanakan (dengan peserta) 50 persen, dengan jam belajar enam jam pelajaran,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Syaifullah saat dikonfirmasi, Kamis (6/1/2022).
Dia menjelaskan bahwa menurut hasil evaluasi, pembelajaran tatap muka di sekolah sudah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan tidak ada kasus penularan COVID-19 yang muncul selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Mudah-mudahan kalau selama satu sampai dua bulan kedepan tidak ditemukan kasus baru penularan COVID-19, Insya Allah sudah bisa pembelajaran secara penuh menjadi 100 persen sesuai arahan dari Satgas COVID-19,” katanya.

BACA JUGA:  FSPP Tutup Festival Hari Santri 2021 Tingkat Lokal dan Nasional

Kegiatan belajar mengajar didukung pula dengan pelaksanaan vaksinasi. Pemkab Tangerang tengah gencar melakukan vaksinasi anak, mulai dari usia 6-11 tahun dan kategori usia 12-17 tahun.

Hingga 6 Januari 2022, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang sudah melakukan vaksinasi untuk kelompok usia 12-17 tahun dengan total pemberian dosis pertama sebanyak  86,4 persen dan dosis 2 sebanyak 69 persen.

Kemudian untuk kelompok usia 6-11 tahun dengan total dosis pertama sudah mencapai sebanyak 40,1 persen.

Sekedar informasi, Kabupaten Tangerang saat ini total ada 758 sekolah dasar negeri, 189 sekolah dasar swasta, dan 398 sekolah menengah pertama negeri dan swasta yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas. (Gembong PR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.