by

Kampung Jimpitan KB2 Panen 1.000 Lubang Hidroponik, Berapa Untungnya?

TANGERANG- Setelah diluncurkan program 1.000 lubang hidroponik oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di 28 Kelompok Wanita Tani (KWT) se Kota Tangerang. Kali ini giliran KWT Loh Jinawi, Kampung Jimpitan KB2, Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batuceper, Senin (25/07/22).

Dalam panen raya, KWT Loh Jinawi berhasil memanen satu kwintal sayuran hidroponik yang dapat dibeli oleh warga secara langsung ataupun melalui media sosial Instagram @kampungjimpitankb2.

“Kali ini kita panen dua jenis sayur, yaitu pakcoy dan selada. Untuk harga cukup ekonomis, per kilogramnya kita jual Rp 15 ribu untuk pakcoy dan Rp 20 ribu untuk selada,” ujar Nanang Hariyanto, Ketua Kampung Jimpitan KB2.

Nanang juga menyampaikan, selain panen raya, warga Kampung Jimpitan KB2 juga meluncurkan program bank sampah. Dimana, masyarakat dapat menukar sampahnya dan ditukar dengan sejumlah uang yang ditabung di bendahara bank sampah.

BACA JUGA:  Jelang Nataru, Taman dan Alun-alun Kota Tangerang Tutup Sementara

“Jadi, nanti warga bawa sampahnya kesini kita timbang, lalu kita setarakan dengan berapa rupiah. Uangnya ga langsung dikasih melainkan kita tabung terlebih dahulu,” lanjutnya.

Dengan kedua program tersebut Nanang berharap dapat meningkatkan prekonomian warga di Kampung Jimpitan KB2. “Harapannya agar program ini bisa terus berjalan dan bisa membantu pemenuhan sehari – hari warga,” harapnya.

Nuraeni Devi, salah seorang warga yang membeli hasil KWT Loh Jinawi mengaku senang hadirnya kedua program tersebut. Sebab dengan adanya KWT ia dapat membeli sayuran hidroponik dengan harga terjangkau.

“Senang ya ada KWT di sini, enggak cuman dekat tapi murah. Apalagi ada program bank sampah, jadi bisa sambil nabung untuk jalan – jalan,” katanya. (DM)

BACA JUGA:  Saat Wali Kota Tangerang Ajak Guru-guru Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bisa Yuk!
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.